Langsung ke konten utama

Memperbaiki Kesalahan Nama yang Terdapat di KTP dan KK

Hallo guys, kali ini gw mau kasih tau nih tips mengurus nama yang berbeda antara KTP dan KK. Males banget ngga sih ngurusin beginian yang berhubungan dengan administrasi kependudukan. Betul!!! Selain urusannya ribet, ngurusnya pun nguantree kebina-bina ya di kantor kelurahan. Gw awalnya bingung banget nih ngurusnya begimana. Eh yang beda itu nama bokap gw, cuma salah satu huruf doang sih antara KTP dan KK. Setelah tanyak-tanyak ke ibu-ibu kader, ternyata ini nih yang perlu lo siapin. Let’s check it out guys!

Pertama dan Utama, segala urusan administratif kek gini butuh dong surat pengantar dari RT. Tiap ke pak RT, lo jangan lupa bawa Fotokopi KTP & KK ya guys. Sampai sana, pasti ditanyain, “Mbak Mega lagi ada keperluan apa nih?”. Gw jelasin mau ngurusin kesalahan nama bokap gw yang tertera di KTP dan KK. Akhirnya dapatlah surat pengantar yang menjelaskan bahwa “yang bersangkutan di atas benar-benar warga kami mengajukan permohonan untuk memperbaiki kesalahan nama. Jangan lupa tanda tangan pak RT dan stempel guys!

Kedua, lo cari yak pak RWnya hahha, karena saat itu gw ngurus pagi hari jadi gw minta ttd pak RW ke rumahnya. Biasanya ke kantor RW tapi karena pagi hari tutup jadinya ya sudahlah bertamu ke rumah pak RW. Kali-kali punyak anak cakep, yak kan hahaha (Apa sih lo Meg!)

Ketiga, lo ke kantor kelurahan dengan menyerahkan surat pengantar dari RT RW. Setelah itu lo akan dapat salinan surat pengantar yang dilengkapi dengan fotokopi KTP dan Ijazah. Salinan surat dari kantor kelurahan terdapat tanda tangan Bapak Camat yang mesti kalian minta. 

Keempat, sabar aja yak hahha, abis itu lo ke kantor kecamatan guys. Kalo ngga tau tempat loketnya tanyaklah ke security biar doi kaga nganggur :D. Serahkan ke loket, ngantri bentar kok. Nah setelah dapat tanda tangan dan stempel dari kecamatan barulah cusss ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Kelima, sesampainya di sana lo diminta untuk menemui bapak siapa gitu, duh gw lupa hahha buat minta tanda tangan doi. Untungnya doi kaga jutek woii, murah senyum dan cuma ditanyak “Ada keperluan apa mbk?” gw menjelaskan bahwa terdapat kesalahan pada nama bokap gw yang hanya satu huruf itu hahha. Akhirnya doi memberikan keterangan dan tanda tangan. Lalu lo diminta ke bagian administrasi untuk mengambil kartu dan menyerahkan berkas-berkasnya.

Dan taraaa… KTP bokap gw jadi sekitar 14 hari kerja. Gampang kan?

Kuncinya Cuma satu guys! Lo harus SABAR. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memperbaiki & Membuat Akta Kelahiran yang Baru

Hello guys! Cerita yang ini nih biking gw galau segalau-galaunya karena jaman sekarang kan mau daftar ini itu diminta Akta kelahiran kan. Sementara akta gw itu bunyak banget kesalahannya dan mau ngurusnya pun susah guys! Karena akta yang gw miliki itu dibuat di Madura sedangkan saat ini gw udah pindah ke Jakarta. KTP, KK dan sebagainya sudah beralamatkan Jakarta Utara. Galau dong gw!! Udah mikir banget, mati lah gw kaga bisa liburan ke luar negeri karena ngga bisa bikin Paspor lantaran ada kesalahan nama Bokap gw dan akta kelahiran gw pun salah! Zzzz… Setelah gw tanyak-tanyak Ibu Kader, katanya sih mending bikin baru aja di Jakarta dan mahal beettt boooo… gw pikir-pikir lagi, duh ya untuk ngurusin kelengkapan administratif begini mesti banget ya ngabisin duit banyak. Gw pending aja dah. Hopeless! Nah, setelah beberapa bulan, tetiba ruame banget tuh tetangga pada ngurus akta kelahiran Ibu, Bapak, Kakek, Nenek, Buyut wa akhawatuha hahaha. Dengan bekal rayuan dan PDKT, akhirnya g...
KATAKAN  atau TIDAK  Dari judulnya bisa ditebak ngga guys? hahhaa. Jadi kali ini, duh baca Bismillah dulu deh, soalnya kali ini gw mau berbagi tulisan tentang asmara haha. Secara kan yaa kisah asmara gw ngga semulus muka-muka para perempuan yang pada treatment . Well, gw ambil judul "katakan atau tidak".  Tulisan gw kali ini khusus untuk para perempuan yang baik hatinya, yang cantik akhlaknya dan terpuji tutur katanya #Keluar dah yah bakat Ibu nyai, eh jangan dong! hahaha, Ibu negara aja. Kata pacaran sudah mengalami pergeseran sesuai perkembangan zaman, gengs. Generasi millenial saat ini lebih suka menggunakan istilah "Gebetan" daripada "Pacaran". Gw sih memahami gabetan itu sebagai hubungan tanpa status, tapi deket dan parahnya gebetan tidak hanya satu orang saja yaa, terkadang punyak lebih dari dua gebetan. #Duh, rajin amat melihara anak orang Lol Karena hubungan yang terlalu deket sampai terlihat seperti orang pacaran ya, misal suka jalan ba...